Contoh Kultum Singkat Tentang Sabar (Latin)

Contoh kultum singkat tentang sabar - Halo sobat bloggedewek selamat datang saya ucapkan kepada Anda semua yang telah berkunjung ke blog bloggedewek ini. Semoga Anda setelah tahu blog ini berubah menjadi pengunjung setia blog bloggedewek. Pati Anda akan menjadi manusia yang memiliki banyak ilmu.

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh kultum singkat banget pendek tapi mudah dipahami dan strukturnya lengkap ada pembuka isi maupun penutup.

Tema yang akan saya berikan kali ini pasti Anda sudah tahu bukan?. Ya benar, saya akan memberikan kultum tentang sabar dalam menghadapi cobaan.

Baca juga: Contoh khutbah jumat lengkap dengan latin

Sebenarnya saya akan memberikan tentang contoh ceramah tentang menuntut ilmu, namun saya liat sudah banyak bertebaran dari contoh kultum tentang menuntut ilmu. Jadi saya pilih saja tema ini.

Semoga Anda bisa mengambil makna dati kultum singkat tentang sabar dan ikhlas yang akan saya berikan.

Jika Anda ingin mengambilnya dan menjadikan sebagai tugas, maka artikel tentang contoh kultum tentang sabar ini harus Anda berikan linknya. Jangan asal COPY paste ya!.


Langsung saja inilah contoh kultum pendek. Silakan simak saja.

Contoh kultum singkat tentang sabar



Pembukaan

Pembukaan kultum saya berikan dalam bentuk tulisan latin aja ya. Tidak arab.

Assalamualikum wr. wb.

Alhamdulilahhirabbilalamin wabihinasta'inu ala umuriddunya waddin, washolatu wasallamu 'ala asroil ambiyai wal mursalin, waala alihi, wasohbihi ajma'in. Amma ba'du...

Hadirin semuanya...

Pertama tama marilah senantiasa kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT. yang telah memberikan rahmat, taufiq, serta hidayahnya kepada kita semua. Sehingga pada saat ini kita masih bisa bertemu kembali dalam acara kultum tentang kesabaran.

Tak lupa, sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW yang telah memberikan kepada kita sebuah petunjuk dari Allah SWT.

Isi

Hadirin semuanya....

Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan sebuah pencerahan mengenai sabar.

Di dalam menjalani hidup kita sehari-hari, ada 2 hal berbeda yang terus silih berganti yaitu kesenangan dan kesusahan.

Bahkan ada beberapa orang yang mengatakan, bahwa hidup itu terasa amat indah karena perbedaan tersebut.

Bayangkan kalau orang senang terus atau susah terus, tentu bukan sesuatu yang baik. Ketika kita senang, maka kita diharapkan ingat ketika dulu pernah susah.

Lalu saat kita susah ingatlah bahwa suatu saat akan ada kesenangan.

Hal ini seperti firman Allah SWT dalam Q.S Al Insyirah ayat 5 dan 6.


Artinya: Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Secara psikologis, orang muslim apabila ditimpa suatu musibah maka dia akan mendekat dirinya kepada Allah SWT dan akan bersabar, sedang orang yang sukses atau kaya raya biasanya memiliki ego bahwa keberhasilan itu adalah karena hasil jerih payahnya.

Kembali kepada sifat manusia jika mendapat kebahagian seperti yang tertera pada QS. Al Israa 83.

Jika mendapatkan kesenangan maka dia memiliki 2 kecenderungan yaitu berpaling dari Allah SWT dan sombong terhadap manusia.

Jika kesuksesan terjadi pada orang yang tidak beriman maka akan memperkuat keyakinannya bahwa tidak perlu percaya kepada Allah SWT untuk meraih kesuksesan.

Mereka akan mencibirkan kaum Muslim yang rajin sholat tapi kehidupannya masih miskin. Sedang bila keberhasilan pada orang munafik, maka mereka berkata : "Buat apa sih pake sholat segala? Lagi pula saya masih bisa mendapatkan rizki dari Allah."

Memang Allah SWT melimpahkan rejeki kepada setiap manusia di dunia ini tanpa pandang bulu apakah mereka beriman atau mengingkari.

Bagi seorang muslim, keberhasilan masih membuat dia melaksanakan sholat dan ibadah lain. Tapi ada hal lain yang mungkin tidak kalah bahayanya, yaitu adanya perasaan sombong terhadap apa yang didapatkannya.

Jadi apapun yang kita dapat dalam suka maupun duka kita juga harus mengingat Allah. Dan jangan pula kita sombong terhadap sesama manusia.

Dan juga saat ada banyak kesusahan kita harus bisa sabar dalam menghadapi cobaan.

Penutup

Demikianlah yang bisa saya sampaikan pada kultum kali ini. Semoga bermanfaat bagi Anda semuanya. Amiin.

Billahitaufiq walhidayah, wassalmulaikum warrahmatullahi, wabarraakaatuh.

Sumber referensi kultum.wordpress.com