Apakah Perlu Asuransi? Pentingnya Asuransi Bagi Kita

Apakah perlu asuransi? - Halo sobat bloggedewek, selamat datang saya ucapkan atas kehadirannya di blog ini. Semoga kedatangan Anda keblog ini nantinya akan menjadikan kedatangan selanjutnya.

Mungkin dalam benak Anda, Anda bertanya-tanya perlukah asuransi itu?. Perlukah asuransi pendidikan untuk anak?, dan asuransi kecelakaan kerja?.

Jika Anda berfikir seperti itu, maka silakan bisa simak artikel ini dan pasti terjawab apakah asuransi itu penting ataukah tidak.

Jenis asuransi yang ada di Indonesia itu bermacam-macam, diantaranya yaitu:

*. Asuransi kesehatan
*. Asuransi tenaga kerja
*. Asuransi kecelakaan
*. Asuransi pertanian
*. Asuransi pendidikan anak
*. Asuransi kendaraan
*. Asuransi rumah dan properti
*. Asuransi hari tua dan pensiunan
*. Dan jenis lainnya



Semakin kesini, semakin banyak saja perusahaan asuransi di Indonesia yang tumbuh dan berkembang demi meraih keuntungan.

Perlu Anda tahu bahwa asuransi itu penting dan sangat dibutuhkan dalam tubuh kita ini loh sebagai jaminan.

Perlu Anda tahu juga bahwa asuransi ini nantinya menjadi pelindung terhadap ekonomi kita, premi yang kita bayarkan kali ini nantinya akan menjadi uang yang akan menutupi kerugian.

Karena bagaimanapun bencana alam, kecelakaan, sakit, dan berbagai hal lainnya datang kepada kita tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Jadi penting bagi Anda untuk memiliki yang namanya asuransi hidup Anda.

Ada 6 prinsip dasar yang mampu membuka mata Anda mengenai perlunya asuransi bagi kita semuanya. Keenam prinsip dasar asuransi yang harus ada itu antara lain:

1. Insurable interest

Yaitu suatu hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan yang diasuransikan dan diakui secara hukum.

2. Utmost good faith

Utmost good faith ini adalah suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap, semua fakta yang material mengenai suatu yang akan diasuransikan baik diminta ataupun tidak. Artinya adalah: si penanggung harus dengan jujur menerangkan dengan jelas segala sesuatu tentang luasnya syarat/kondisi dari asuransi dan si tertanggung juga harus memberikan keterangan yang jelas dan benar atas objek atau kepentingan yang dipertanggungkan.

Baca juga: 7 jurusan kuliah yang menjanjikan masa depan.

3. Proximate cause

Suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian yang menimbulkan suatu akibat tanpa adanyaintervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.

4. Indemnity

Indemnity ini merupakan suatu mekanisme di mana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yangia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian (KUHD pasal 252, 253 dan dipertegas dalam pasal 278).

5. Subrogation

Pengalihan hak tuntut dari tertanggung kepada penanggung setelah klaim dibayar.

6. Contribution

Hak penanggung untuk mengajak penanggung lainnya yang sama-sama menanggung, tetapi tidak harus sama kewajibannya terhadap tertanggung untuk ikut memberikan indemnity.

Dengan adanya 6 prinsip asuransi tadi sudah terjawab apakah perlu asuransi itu atau tidak.

Jadi, apakah Anda masih ragu dan pelit untuk mengasuransikan diri Anda sendiri?.