Cara Budidaya Cacing Tanah untuk Pakan Lele dan Belut

Cara Budidaya Cacing Tanah untuk Pakan Lele - Hai sobat bloggedewek, bagaimana kabar kalian semuanya?. Baik-baik saja bukan?.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin memberikan penjelasan kepada Anda semuanya mengenai budidaya cacing tanah dan pemasarannya. Cara yang saya lakukan adalah dengan menggunakan bahan hasil fermentasi dari kotoran ternak sapi.
Cacing tanah mempunyai harga jual yang cukup tinggi loh untuk diberbagai daerah. Satu kilogramnya bisa mencapai 80 ribu. Tergantung dari kualitas dan kandungan berbagai gizi yang ada dalam cacing tanah tersebut.

Cacing tanah sangat bermanfaat apabila kita gunakan sebagai pakan lele, belut, sidat atau pakan ikan lainnya. Hal ini bisa menjadikan hewan yang kita budidayakan cepat besar, karena cacing mengandung protein sebanyak 65%. Selain itu ada kandungan lain seperti Asam glutamat, Lisin,Treonin, Glycine dan lainnya.

Jadi mulai sekarang, Anda bisa membudidayakan cacing tanah ini setelah tahu pembahasannya dibawah ini.

Cara Budidaya Cacing Tanah untuk Pakan Lele dan Belut



Yang perlu kita siapkan:

*. Bibit cacing
*. Fermentasi kotoran sapi
*. Tanah
*. Serbuk gergaji kayu yang sudah lapuk
*. Dedak
*. Nutrisi
*. Air
*. Baskom kecil

Sebelumnya Anda harus tahu terlebih dahulu cara fermentasi kotoran sapi untuk pakan cacing. Betul bukan?.

Caranya adalah kotoran sapi ditempatkan dalam 1 wadah, lalu dikasih EM4 (bisa dibeli ditoko pertanian). Lalu simpan dan tutup rapat hingga 2 bulan. Setiap 4 hari wadah itu harus dibuka, agar gas yang dihasilkan dapat dikeluarkan.

Setelah dingin dan berbentuk seperti tanah, maka bisa digunakan. Dan itulah yang disebut fermentasi kotoran sapi.

Baca juga: Cara tanam singkong hasil melimpah ruah

Tips budidaya cacing tanah

Dalam budidaya cacing tanah, nutrisi harus selalu diberikan. Anda bisa menambahkan nutrisi dari air cucian beras yang diberi air cucian ikan. Ini sangat bagus bagi pertumbuhan cacing. Anda bisa memberikannya setiap seminggu sekali.

1. Siapkan bahan diatas
2. Buat media.

Semua media seperti pupuk fermentasi (3 bagian), tanah (2 bagian) dan gergajian kayu (1 bagian) dicampur merata. Jangan sampai ada yang menggumpal. Semua harus gembur.

3. Masukan kedalam wadah baskom / baki kecil.

Isi kira-kira 3/4 bagian dari wadah. Jangan sampai terlalu keatas, kurang baik hasilnya. Bakinya jangan dilubangi bawahnya.

4. Siram sampai agak basah.
5. Masukan bibit cacing
6. Beri nutrisi

Setelah 1 setengah bulan, cacing bisa dipanen atau dikembangbiakan lagi.

Saya dulu pernah budidaya cacing loh. Inilah beberapa galerinya yang bisa Anda lihat:

Gambar cara budidaya cacing tanah



Perawatan


Lokasi budidaya


Cacing umur 3 mingguan.

Demikianlah pembahasan mengenai cara budidaya cacing tanah untuk pakan lele dan belut. Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

Thanks.