Mengapa Saat Berlari Frekuensi Pernapasan Lebih Cepat Dibandingkan Saat Berjalan

Hai sobat bloggedewek, apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa saat berlari frekuensi pernapasan lebih cepat dibandingkan saat berjalan?.

Ya benar, mekanisme pernafasan memang membuat kita bisa seperti itu, kita bisa bernafas biasa maupun lebih cepat.

Semua itu berasal dari kesinambungan organ-organ tubuh kita semuanya ini.

Baca juga: Kelebihan olahraga bersepeda dibandingkan yang lain.



Pada saat berlari, kita memerlukan lebih banyak oksigen. Hal ini karena pusat pernafasan yang bereaksi karena bertambahnya karbondioksida dalam darah ketika berlari.

Reaksi yang dilakukan di pusat pernafasan ini adalah dengan cara mempercepat pernafasan, agar oksigen yang dihirup oleh paru-paru kita juga lebih banyak.

Nah pada saat frekuensi ini, nafas kitapun akan meningkat maka denyut nadi pun akan bertambah cepat karena jumlah oksigen dalam darah yang semakin bertambah banyak.

Nah itu alasan logisnya mengapa saat berlari frekuensi pernapasan lebih cepat dibandingkan saat berjalan.

Intinya saat kita bergerak cepat, seperti saat olahraga lari, renang, sepak bola dan lainnya tubuh kita akan mengeluarkan karbondioksida yang banyak.

Nah karena itu, maka kebutuhan akan oksigen juga semakin banyak. Maka dari itu paru-paru akan mengembang dan mengempis lebih cepat daripada sebelumnya.

Semoga pembahasan kali ini bermanfaat bagi kita semuanya.

Salam dari bloggedewek.