Mengapa Saat Membuat Batik Tulis Membutuhkan Malam

Mengapa saat membuat batik tulis membutuhkan malam? - Halo sobat bloggedewek?. Apakabarnya nih... pernahkah kalian mendengar sesuatu bernama malam?.

Ya, malam yang dimaksud disini bukanlah lawan katanya siang. Namun malam yang digunakan dalam proses pembatikan pada kain. Ingin tahu lebih lanjut mengenai malam?. Silakan ikuti pembahasannya di bawah ini.



Malam ini adalah bahan yang sama seperti halnya lilin namun lebih dasar, sehingga harganya yang lebih murahpun menjadi lebih tidak memberatkan produksi batik, sehingga menjadi pilihan utama.

Malam ini memiliki warna coklat gelap yang berfungsi untuk menutupi bagian kain agar saat proses pencelupan nantinya tidak terkena warna.

Intinya malam berfungsi sebagai pelindung dari warna.

Dalam teknik batik tulis, dilakukan dengan menorehkan cairan malam/ lilin ini melalui media yang dinamakan canting tulis. Proses pembuatan batik tulis malam hampir mirip dengan proses pembuatan batik cap.

Dan yang harus kalian tahu, bahwa cairan malam ini harus tetap terjaga pada kondisi suhu 70° C loh. Alasanya agar cepat membeku saat digunakan/ditorehkan ke kain.

Dengan menggunakan canting tulis cairan malam diambil dari nyamplung. Cucuk canting juga harus berlubang, sehingga perlu ditiup terlebih dahulu agar membran/selaput cairan terbuka. Setelah itu cairan malam baru dioleskan sesuai motif yang telah digambar pada kain mori dengan pensil.

Nah itulah sedikit pengetahuan tentang malam dan alasan mengapa saat membuat batik tulis membutuhkan malam.

Jadi sudah paham kan dengan malam ini?.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Thanks.