Perpisahan Merupakan Bagian Dari Pengalaman, Kenangan, dan Harapan untuk Masa Depan



Ada awal ada akhir, ada atas ada bawah, ada suka ada duka, ada sayang ada benci, ada manis ada pahit, demikian pula ada pertemuan pasti ada yang namanya perpisahan.

Perpisahan bagiku bukanlah hal yang terlalu penting untuk dipikirkan, namun juga bukan bisa diabaikan begitu saja, karena banyak cerita, banyak kisah dan banyak kenangan yang bisa dibicarakan.

Kadang yang namanya perpisahan itu identik dengan yang namanya perasaan, tapi bagiku entahlah. Karena aku sediri tak terlalu memahami apa itu sebuah perasaan . Ada yang bilang bahwa perasaan memang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, perasaan hanya bisa diungkapkan dari hati ke hati. Dan air mata membersihkan hati dari penyakit untuk membenci dan mengajari manusia untuk berbagi penderitaan dengan mereka yang patah hati.

"Perpisahan" ya itulah kata yang tak asing bagi setiap orang, karena semuanya pasti merasakan yang namanya perpisahan ini. Ada kalanya harus berpisah dengan kebahagian, berpisah dengan cinta, berpisah dengan orang tersayang, bahkan hal yang paling dinantikan, yaitu berpisah dari dunia yang penuh kefanaan.



Ketika algoritma kehidupan yang diciptakan tuhan begitu sulit dipahami oleh logika, kadang kita merasa sangat sedih, sangat terharu dan bahkan sangat hambar hatinya karena sebuah perpisahan itu. Tapi yakinlah bahwa perpisahan itu pasti sebuah hal yang akan menjadikan kita lebih dewasa, lebih mandiri dan lebih kuat hatinya.

Mereka yang tidak dapat mengingat masa lampau ditakdirkan untuk mengulanginya ~George Santayana~


Mengapa harus ada perpisahan?



Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia sendiri merasakan perpisahan yang menyedihkan dan yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

Adanya perpisahan ditakdirkan tuhan kepada diri kita untuk bisa lebih kuat menjalani hidup, lebih bisa mengarungi arti hidup yang sebenarnya tanpa harus ada orang yang kita butuhkan disamping kita.

Aku tetap berjalan meski perlahan....
Aku akan mencoba kembali berlari meski tertatih....
Hidup ini tak akan pernah terhenti.dan waktu tak akan mau menanti..Aku akan kembali melukis mimpi untuk masa depan nanti.


Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan laksana gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran. ~Kahlil Gibran~


Buat apa kita meratapi perpisahan, buat apa kita harus sedih dengan kemandirian, namun percayalah bahwa didepan hidup kita nanti kita akan menyadari untuk apa arti penting sebuah pertemuan dan perpisahan.

PERPISAHAN ADALAH AWAL MENUJU SEBUAH HARAPAN





Harapan, Impian, dan Kenangan

Kita selalu punya harapan punya impian dan juga kenangan, tapi semua itu akan terwujud dengan penuh kesempurnaan itu ditentukan oleh seberapa besar usaha dan pengorbanan kita. Namun kadang takdir berbicara lain, jadi jangan biarkan hidup ini mengalir mengikuti kemana arus takdir membawa kita, teruslah melawan derasnya arus hidup untuk membuat diri kita berubah, berubah ke arah pencapaian hidup. Karena jika diri kita dibiarkan mengikuti kemana takdir membawa kita, pasti akan ada air terjun yang akan membuat diri kita sakit jatuh kedalamnya.

Takdir …
Andai kau menyatukan sepasang kasih, tiada luka menyayat lara, tiada puitis mengandung dusta, tiada air mata terbuang percuma, tiada hidup berakhir sia.
Takdir …
Tiadakah kau iba atas rengkuhan doa memanggil cinta? Tangan takdir terlalu kuat, hingga memisahkan banyak hati yang saling mencinta, dan memaksa menerima kenyataan, meski kadang perasaan dan hati menjadi korban.

Kita semua memang ditakdirkan untuk berpisah, namun kadang itu menimbulkan suatu kenangan yang selalu muncul melintas di hati dan pikiran.



Kadangkali, perpisahan dianggap sebagai hal yang paling menyakitkan, tapi yakinlah bahwa semua kenangan yang telah dilalui bersama adalah sesuatu hal yang paling berharga dalam hidup. Karena tak ada orang yang mampu membeli kenangan milik orang lain, walau seberapapun kekayaan dia. ~Kekayaan adalah hal yang paling mahal yanh kita miliki~.

Tak semua yang kita awali dan berujung perpisahan membuahkan kenangan manis dan indah, ada kenangan pahit, ada kenangan manis dan ada kenangan masam, semua itu pasti ada dalam yang namanya rangkaian kehidupan.

Perpisahan bukanlah akhir dari indahnya kebersamaan...
Bukan akhir dalam merajut sebuah persahabatan
Tapi sebuah pintu gerbang menuju istana impian
Untuk meraih sebuah harapan
Agar terwujud dimasa depan.

Setelah perpisahan...,
aku akan melupakan semuanya dengan perlahan
Lalu menata kembali sebuah ingatan
sebab kenangan hanya akan menghalangi perjalanan
Dalam membangun sebuah impian dimasa depan.

Pertemuan dan perpisahan itu memang sudah biasa. Tapi jangan pernah melupakan orang-orang yang sudahhadir dalam hidupmu dan memberi kenangan indah.

Jadi marilah kita terus berusaha, terus berkarya dan terus berinovasi dengan semua ilmu yang telah kita pelajari.

Jangan sampai semua ilmu hanya mematakan logika kita dan sia-sia belaka. Kita jadikan semua itu sebagai tangga untuk menaiki kehidupan yang lebih tinggi, lebih keras dan lebih menyakitkan. Dunia yang sebenarnya, dunia yang terjadi banyak persaingan sehingga banyak yang tak bisaa memisahkan antara pahala dan dosa.

Buktikan bahwa diri kita ini diri yang kuat, mampu, dan selalu diatas orang lain, sehingga suatu saat nanti orang tua kita, saudara kita, sahabat kita dan semua orang yang dulu mengejek kita akan tersenyum bahagia melihat kesuksesan kita.

Sampai bertemu lagi di penghujung kesuksesan nanti.

Persembahan blog bloggedewek.com dari Achmad Mustakim kepada semua pembaca setia blog ini.