Contoh Teks Wawancara dengan Pedagang Buah

Contoh teks wawancara dengan pedagang buah - Halo sahabat bloggedewek semua, kalian sedang diberi tugas membuat suatu teks wawancara dengan pengusaha atau pedagang buah?

Jika ya maka pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit contoh yang gampang simple mudah dan singkat untuk kalian semua.

Tapi sebelumnya jika kalian butuh referensi tentang wawancara lain, Anda bisa melihatnya pada artikel:

*. Contoh wawancara dengan petani

*. Contoh wawancara singkat di tempat wisata bersejarah

*. Kumpulan pertanyaan tentang kenakalan remaja di era globalisasi

Silakan bisa kalian buka dulu referensi diatas untuk mendapatkan tambahan referensi tentang materi teks wawancara.

Saya akan menggunakan 2 subjek disini yaitu saya sendiri (Bloggedewek (B) ) sebagai pewawancara dan si pedagang buah (P) sebagai narasumber nya.



Contoh Teks wawancara dengan pedagang buah



B: "Selamat siang Pak, saya Bloggedewek ingin sedikit bertanya tentang bapak dan usaha jualan buah ini, bersediakah untuk kami wawancarai?"

P: "Siang, Ok silakan."

B: "Bapak namanya siapa ya dan tinggal di dekat sini atau dari tempat lain?"

P: "Saya Imran, tinggal di dekat sini aja kok, di dekat masjid Istiqlal itu paling cuma 30 meter dari masjid itu".

B: "Bapak kesini naik apa?, dan bawa buah-buahan nya pakai apa?"

P: "Oh saya biasa naik angkot mas sambil bawa buah-buahan yang sebelumnya saya beli dari pasar dan dari teman saya"

B: "Udah berapa lama jualan buah seperti ini?"

P: "Saya jualan dari umur 35 tahun dan sampai sekarang kira-kira sudah 17 tahunan."

B: "Apa yang menjadi hambatan dalam berdagang buah pak?"

P: "Selain faktor persaingan ya dari Buah itu sendiri. Kan kalo gak laku pasti sehari saja sudah busuk".

B: "Berapa keuntungan yang bisa didapat dari jualan buah ini Perhari?"

P: "Kalo keuntungan perharinya sih gak tentu, kalo omset ya rata-rata saat hari biasa 300-500 ribu, kalo lagi hari rame bisa sampai 2 jutaan mas"

B: "Untuk rencana kedepannya apakah ingin beralih ke usaha lain atau tetap ingin dagang buah saja?"

P: "Belum kepikiran untuk melakukan usaha lain mas, masih di dagang buah-buahan aja".

B: "Ok, terimakasih atas waktunya ya pak, maaf jika mengganggu kerja bapak. Selamat siang!"

P: "Ya sama-sama, siang"

Itulah sedikit teks Wawancara dengan pedagang buah pinggiran jalan.

Semoga bisa bermanfaat bagi kita semuanya.

Saya tunggu kedatangannya lagi di blog bloggedewek ini yah.... Thanks.