Cara Menanam Semangka di Dalam Pot

Cara Menanam Semangka di Dalam Pot


Jika kalian ingin menanam semangka di rumah sendiri, namun terkendala karena tidak punya pekarangan yang luas, Kalian jangan khawatir, cara memeliharanya adalah menggunakan pot. Ikuti panduan lengkapnya berikut ini.

Sebenarnya prinsip penanaman semangka hampir sama dengan menanam melon di dalam pot. Tanaman membutuhkan tanah yang gembur, subur, dan agak berair. Dan inilah sebabnya banyak para petani yang menanam semangka dan melon di lahan dan dalam waktu yang bersamaan.

Yang penting kalian mengetahui teknik dasarnya, bisa dibilang menanam semangka itu cara yang sangat mudah. Tapi biasanya, pohon semangka yang dikembangbiakan di pot sangat bergantung pada perlakuan kita. Jika tanah jarang dipupuk, maka kemungkinan besar buah semangka yang dihasilkan akan cenderung kecil dan terasa agak keras.

Cara Menanam Semangka di Dalam Pot


Alat dan Bahan :

  1. Biji semangka
  2. Pupuk kompos
  3. Tanah berhumus
  4. Pupuk kandang
  5. Pot besar
  6. Air
  7. Tampah
  8. Gunting
  9. Tongkat penyangga

Langkah-langkah :

Pemilihan Bakal Bibit

Nah kalian harus juga donk yang dibutuhkan untuk dijadikan bibit adalah biji semangka. Yah sama seperti penanaman buah-buahan lainnya, biji setidaknya berasal dari buah semangka yang sudah matang dan cenderung tua. Kemudian, buah indukan harus berukuran sempurna dan dalam kondisi sehat. Biji-biji tersebut lantas dikumpulkan dan diangin-anginkan di atas tampah supaya kandungan airnya berkurang.

Pemilihan Pot

Untuk menanam buah-buahan, pot yang paling bagus adalah pot yang terbuat dari bahan tanah liat. Karena apa? karena pot seperti ini memungkinkan kelembaban di media tanam dapat terjaga dengan baik. Berbeda jika menggunakan pot plastik yang mana air cuma bisa mengalir dari bagian dasar saja. Kelembaban yang terus terjaga akan menghasilkan buah dapat berkembang dengan sempurna.

Pembuatan Media Tanam

Kemudian sebagai media tanam untuk pohon semangka yakni tanah yang gembur dan subur. Kalian bisa menggunakan campuran tanah kebun, pasir, pupuk kandang, dan pupuk kompos yang diaduk rata. Kemudian masukkan media tanam ini ke dalam pot. Perlu di catat, media tanam yang sudah diolah tersebut belum dapat digunakan langsung. Butuh waktu setidaknya seminggu supaya kondisi tanah normal kembali.

Tahap Pembibitan

Selanjutnya dalam pembibitan/penyemaian biasanya dilakukan di wadah yang terpisah. Tapi demi keefektifan dan mengurangi kesalahan, kita akan langsung menyemai biji semangka di media tanam.

Kalian buat 3-5 lubang penanaman dengan kedalaman sekitar 6 cm di masing-masing pot. Masukkan biji semangka ke dalam lubang tersebut, satu lubang satu biji. Lalu tanam dengan tanah kembali.

Lalu pot ditempatkan di lingkungan yang lembab dan mendapatkan sinar matahari langsung. Selama proses pembibitan ini, pot gak perlu disiram. Penyemaian dilakukan hingga tinggi tunas mencapai 10 cm.

Tahap Penanaman

Setelah berusia 2-3 minggu, bibit semangka sudah mempunyai akar yang cukup kuat. Kini saatnya kalian dapat memindahkan pot tersebut ke taman yang lebih terbuka dan mendapatkan sinar matahari langsung.

Posisi yang paling bagus untuk tanaman semangka yakni di dekat pagar dan diletakkan berjajaran dengan pot semangka lainnya. Dengan menggunakan cara ini, kalian bisa menyulap pagar tersebut menjadi lebih hidup. Tempat ideal lainnya adalah di tengah-tengah tanaman dengan posisi pot yang ditata melingkar. Mainkan ukuran tongkat penyangga di masing-masing pot supaya membentuk pola ketinggian yang harmonis.

Tahap Perawatan

Kemudian semangka memerlukan air dalam jumlah yang cukup banyak. Setidaknya kalian harus menyiramnya secara rutin saat pagi dan sore hari. Tanaman juga perlu mendapatkan pemupukan ulang terutama pada saat sudah berbunga.

Jika bakal buah sudah mulai tumbuh, penyiraman sebaiknya dikurangi menjadi dua hari sekali. Hal ini bertujuan supaya tanaman gak membusuk dan buah yang dihasilkan gak terlalu banyak mengandung air sehingga rasanya hambar.

Tahap Pemanenan

Pada saat pemanenan dilakukan jika buah mulai berukuran besar dan matang, umumnya berusia 2-3 bulan. Buah yang matang dapat dilihat dari tangkai buahnya yang mengkerut. Pemotongan buah sebaiknya dilakukan dengan gunting supaya gak merusak tangkainya, mengingat kita masih bisa memanfaatkan pesona tanaman semangka ini sebagai penghias taman.

Baiklah itu saja yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat, Terimakasih.